Gol yang diharapkan (xG)
Gol yang Diharapkan xG — mengukur kualitas peluang mencetak gol dan probabilitas menjadi gol. Dihitung berdasarkan lokasi tembakan, sudut, jarak, jenis assist dan tekanan pertahanan. Setiap tembakan mendapat nilai 0 hingga 1; total xG tim adalah jumlah semua tembakannya. Penalti biasanya bernilai ~0.79–0.80. xG lebih tinggi = peluang lebih baik, terlepas apakah gol tercipta.
0.85
40%
Penguasaan bola
60%
2
Peluang besar
Peluang besar — menghitung peluang mencetak gol yang jelas di mana gol sangat diharapkan. Ini adalah situasi seperti satu lawan satu dengan kiper, tembakan jarak dekat dengan sedikit tekanan bertahan, atau tembakan ke gawang kosong.
2
7
Shot total
6
2
Tembakan ke gawang
2
4
Tembakan dari gawang
4
4
Tembakan di dalam Kotak
5
3
Tembakan di luar Kotak
1
1.02
xG tepat sasaran (xGOT)
xG on target (xGOT) — mengukur kemungkinan tembakan tepat sasaran menjadi gol. Berbeda dengan xG (menilai peluang sebelum tembakan), xGOT menilai eksekusi — penempatan tembakan, posisi kiper dll. — setelah bola ditendang. Hanya tembakan tepat sasaran yang dimasukkan, masing-masing bernilai 0–1. Total xGOT tim adalah jumlah semua tembakan tepat sasarannya.
1.03
1
Tembakan yang Diblokir
0
0
Gol sundulan
1
13
Sentuhan di kotak lawan
15
1
Offside
3
18
Tendangan bebas
21
3
Tendangan sudut
3
19
Lempar ke dalam
19
21
Pelanggaran
18
3
Kartu kuning
3
59
Duel yang dimenangkan
66
12/15 (80%)
Tackel
15/24 (63%)
7
Intersepsi
12
220/294 (75%)
Umpan
365/443 (82%)
20/51 (39%)
Umpan Panjang
32/62 (52%)
48/80 (60%)
Umpan di sepertiga akhir
85/129 (66%)
0.6
Assist yang Diharapkan (xA)
Assist yang Diharapkan (xA) — mengukur kemungkinan umpan yang diselesaikan menjadi assist untuk gol. Menilai kualitas umpan berdasarkan faktor seperti penempatan, lintasan, kecepatan, posisi penerima, tekanan bertahan, dan konteks serangan secara keseluruhan. Setiap umpan kunci mendapat nilai antara 0 dan 1; total xA pemain atau tim adalah jumlah nilai-nilai tersebut. xA lebih tinggi menunjukkan penciptaan peluang yang lebih baik, meskipun tembakan berikutnya meleset atau diselamatkan.
0.6
2/12 (17%)
Umpan silang
4/12 (33%)
1
Penjaga gawang menyelamatkan
1
1.03
xGOT dihadapi
xGOT yang dihadapi — jumlah total gol yang seharusnya dikawal kiper berdasarkan volume dan kualitas tembakan tepat sasaran yang dihadapi. Kualitas setiap tembakan dinilai dengan faktor pasca-tembakan: penempatan, posisi kiper, kecepatan tembakan dll. xGOT yang dihadapi untuk tim sama dengan total xGOT lawan dari tembakan tepat sasaran. Berfungsi sebagai patokan untuk menghitung Gol yang Dicegah.
1.02
0.03
Gol yang dicegah
Goals prevented mengukur berapa banyak gol yang diselamatkan kiper dibandingkan dengan ekspektasi. Dihitung sebagai selisih antara xGOT Faced (total expected goals pasca-tembakan dari semua tembakan tepat sasaran yang dihadapi) dan jumlah gol yang benar-benar kebobolan (tidak termasuk gol bunuh diri). Nilai positif yang tinggi menunjukkan performa di atas rata-rata. Nilai negatif berarti lebih banyak gol yang kebobolan daripada yang “layak” berdasarkan kualitas tembakan.
0.02
0.27
Gol yang diharapkan (xG)
Gol yang Diharapkan xG — mengukur kualitas peluang mencetak gol dan probabilitas menjadi gol. Dihitung berdasarkan lokasi tembakan, sudut, jarak, jenis assist dan tekanan pertahanan. Setiap tembakan mendapat nilai 0 hingga 1; total xG tim adalah jumlah semua tembakannya. Penalti biasanya bernilai ~0.79–0.80. xG lebih tinggi = peluang lebih baik, terlepas apakah gol tercipta.
0.1
34%
Penguasaan bola
66%
1
Peluang besar
Peluang besar — menghitung peluang mencetak gol yang jelas di mana gol sangat diharapkan. Ini adalah situasi seperti satu lawan satu dengan kiper, tembakan jarak dekat dengan sedikit tekanan bertahan, atau tembakan ke gawang kosong.
1
1
Shot total
3
1
Tembakan ke gawang
0
0
Tembakan dari gawang
3
1
Tembakan di dalam Kotak
3
0.36
xG tepat sasaran (xGOT)
xG on target (xGOT) — mengukur kemungkinan tembakan tepat sasaran menjadi gol. Berbeda dengan xG (menilai peluang sebelum tembakan), xGOT menilai eksekusi — penempatan tembakan, posisi kiper dll. — setelah bola ditendang. Hanya tembakan tepat sasaran yang dimasukkan, masing-masing bernilai 0–1. Total xGOT tim adalah jumlah semua tembakan tepat sasarannya.
0
2
Sentuhan di kotak lawan
9
6
Tendangan bebas
8
2
Tendangan sudut
1
8
Lempar ke dalam
12
8
Pelanggaran
6
1
Kartu kuning
1
24
Duel yang dimenangkan
31
6/8 (75%)
Tackel
7/11 (64%)
4
Intersepsi
6
91/129 (71%)
Umpan
220/260 (85%)
9/27 (33%)
Umpan Panjang
22/37 (59%)
12/26 (46%)
Umpan di sepertiga akhir
52/79 (66%)
0.02
Assist yang Diharapkan (xA)
Assist yang Diharapkan (xA) — mengukur kemungkinan umpan yang diselesaikan menjadi assist untuk gol. Menilai kualitas umpan berdasarkan faktor seperti penempatan, lintasan, kecepatan, posisi penerima, tekanan bertahan, dan konteks serangan secara keseluruhan. Setiap umpan kunci mendapat nilai antara 0 dan 1; total xA pemain atau tim adalah jumlah nilai-nilai tersebut. xA lebih tinggi menunjukkan penciptaan peluang yang lebih baik, meskipun tembakan berikutnya meleset atau diselamatkan.
0.32
0/6 (0%)
Umpan silang
2/5 (40%)
0
Penjaga gawang menyelamatkan
1
0
xGOT dihadapi
xGOT yang dihadapi — jumlah total gol yang seharusnya dikawal kiper berdasarkan volume dan kualitas tembakan tepat sasaran yang dihadapi. Kualitas setiap tembakan dinilai dengan faktor pasca-tembakan: penempatan, posisi kiper, kecepatan tembakan dll. xGOT yang dihadapi untuk tim sama dengan total xGOT lawan dari tembakan tepat sasaran. Berfungsi sebagai patokan untuk menghitung Gol yang Dicegah.
0.36
0
Gol yang dicegah
Goals prevented mengukur berapa banyak gol yang diselamatkan kiper dibandingkan dengan ekspektasi. Dihitung sebagai selisih antara xGOT Faced (total expected goals pasca-tembakan dari semua tembakan tepat sasaran yang dihadapi) dan jumlah gol yang benar-benar kebobolan (tidak termasuk gol bunuh diri). Nilai positif yang tinggi menunjukkan performa di atas rata-rata. Nilai negatif berarti lebih banyak gol yang kebobolan daripada yang “layak” berdasarkan kualitas tembakan.
0.36
0.77
Gol yang diharapkan (xG)
Gol yang Diharapkan xG — mengukur kualitas peluang mencetak gol dan probabilitas menjadi gol. Dihitung berdasarkan lokasi tembakan, sudut, jarak, jenis assist dan tekanan pertahanan. Setiap tembakan mendapat nilai 0 hingga 1; total xG tim adalah jumlah semua tembakannya. Penalti biasanya bernilai ~0.79–0.80. xG lebih tinggi = peluang lebih baik, terlepas apakah gol tercipta.
0.75
47%
Penguasaan bola
53%
1
Peluang besar
Peluang besar — menghitung peluang mencetak gol yang jelas di mana gol sangat diharapkan. Ini adalah situasi seperti satu lawan satu dengan kiper, tembakan jarak dekat dengan sedikit tekanan bertahan, atau tembakan ke gawang kosong.
1
6
Shot total
3
1
Tembakan ke gawang
2
4
Tembakan dari gawang
1
3
Tembakan di dalam Kotak
2
3
Tembakan di luar Kotak
1
0.66
xG tepat sasaran (xGOT)
xG on target (xGOT) — mengukur kemungkinan tembakan tepat sasaran menjadi gol. Berbeda dengan xG (menilai peluang sebelum tembakan), xGOT menilai eksekusi — penempatan tembakan, posisi kiper dll. — setelah bola ditendang. Hanya tembakan tepat sasaran yang dimasukkan, masing-masing bernilai 0–1. Total xGOT tim adalah jumlah semua tembakan tepat sasarannya.
1.03
1
Tembakan yang Diblokir
0
0
Gol sundulan
1
11
Sentuhan di kotak lawan
6
1
Offside
3
12
Tendangan bebas
13
1
Tendangan sudut
2
11
Lempar ke dalam
7
13
Pelanggaran
12
2
Kartu kuning
2
35
Duel yang dimenangkan
35
6/7 (86%)
Tackel
8/13 (62%)
3
Intersepsi
6
129/165 (78%)
Umpan
145/183 (79%)
11/24 (46%)
Umpan Panjang
10/25 (40%)
36/54 (67%)
Umpan di sepertiga akhir
33/50 (66%)
0.58
Assist yang Diharapkan (xA)
Assist yang Diharapkan (xA) — mengukur kemungkinan umpan yang diselesaikan menjadi assist untuk gol. Menilai kualitas umpan berdasarkan faktor seperti penempatan, lintasan, kecepatan, posisi penerima, tekanan bertahan, dan konteks serangan secara keseluruhan. Setiap umpan kunci mendapat nilai antara 0 dan 1; total xA pemain atau tim adalah jumlah nilai-nilai tersebut. xA lebih tinggi menunjukkan penciptaan peluang yang lebih baik, meskipun tembakan berikutnya meleset atau diselamatkan.
0.28
2/6 (33%)
Umpan silang
2/7 (29%)
1
Penjaga gawang menyelamatkan
0
1.03
xGOT dihadapi
xGOT yang dihadapi — jumlah total gol yang seharusnya dikawal kiper berdasarkan volume dan kualitas tembakan tepat sasaran yang dihadapi. Kualitas setiap tembakan dinilai dengan faktor pasca-tembakan: penempatan, posisi kiper, kecepatan tembakan dll. xGOT yang dihadapi untuk tim sama dengan total xGOT lawan dari tembakan tepat sasaran. Berfungsi sebagai patokan untuk menghitung Gol yang Dicegah.
0.66
0.03
Gol yang dicegah
Goals prevented mengukur berapa banyak gol yang diselamatkan kiper dibandingkan dengan ekspektasi. Dihitung sebagai selisih antara xGOT Faced (total expected goals pasca-tembakan dari semua tembakan tepat sasaran yang dihadapi) dan jumlah gol yang benar-benar kebobolan (tidak termasuk gol bunuh diri). Nilai positif yang tinggi menunjukkan performa di atas rata-rata. Nilai negatif berarti lebih banyak gol yang kebobolan daripada yang “layak” berdasarkan kualitas tembakan.