Gol yang diharapkan (xG)
Gol yang Diharapkan xG — mengukur kualitas peluang mencetak gol dan probabilitas menjadi gol. Dihitung berdasarkan lokasi tembakan, sudut, jarak, jenis assist dan tekanan pertahanan. Setiap tembakan mendapat nilai 0 hingga 1; total xG tim adalah jumlah semua tembakannya. Penalti biasanya bernilai ~0.79–0.80. xG lebih tinggi = peluang lebih baik, terlepas apakah gol tercipta.
3.99
31%
Penguasaan bola
69%
0
Peluang besar
Peluang besar — menghitung peluang mencetak gol yang jelas di mana gol sangat diharapkan. Ini adalah situasi seperti satu lawan satu dengan kiper, tembakan jarak dekat dengan sedikit tekanan bertahan, atau tembakan ke gawang kosong.
8
3
Shot total
26
2
Tembakan ke gawang
15
1
Tembakan dari gawang
6
0
Tembakan di dalam Kotak
15
3
Tembakan di luar Kotak
11
0.11
xG tepat sasaran (xGOT)
xG on target (xGOT) — mengukur kemungkinan tembakan tepat sasaran menjadi gol. Berbeda dengan xG (menilai peluang sebelum tembakan), xGOT menilai eksekusi — penempatan tembakan, posisi kiper dll. — setelah bola ditendang. Hanya tembakan tepat sasaran yang dimasukkan, masing-masing bernilai 0–1. Total xGOT tim adalah jumlah semua tembakan tepat sasarannya.
5.77
0
Tembakan yang Diblokir
5
0
Mengena tiang gawang
1
0
Gol sundulan
2
1
Sentuhan di kotak lawan
37
0
Offside
7
12
Tendangan bebas
15
0
Tendangan sudut
6
24
Lempar ke dalam
26
15
Pelanggaran
12
1
Kesalahan yang menyebabkan tembakan
0
1
Kesalahan yang menyebabkan gol
0
1
Kartu kuning
1
23
Duel yang dimenangkan
35
9/11 (82%)
Tackel
6/8 (75%)
13
Intersepsi
5
83/180 (46%)
Umpan
304/387 (79%)
16/65 (25%)
Umpan Panjang
23/48 (48%)
11/43 (26%)
Umpan di sepertiga akhir
72/108 (67%)
0.06
Assist yang Diharapkan (xA)
Assist yang Diharapkan (xA) — mengukur kemungkinan umpan yang diselesaikan menjadi assist untuk gol. Menilai kualitas umpan berdasarkan faktor seperti penempatan, lintasan, kecepatan, posisi penerima, tekanan bertahan, dan konteks serangan secara keseluruhan. Setiap umpan kunci mendapat nilai antara 0 dan 1; total xA pemain atau tim adalah jumlah nilai-nilai tersebut. xA lebih tinggi menunjukkan penciptaan peluang yang lebih baik, meskipun tembakan berikutnya meleset atau diselamatkan.
1.35
2/3 (67%)
Umpan silang
11/29 (38%)
8
Penjaga gawang menyelamatkan
2
5.77
xGOT dihadapi
xGOT yang dihadapi — jumlah total gol yang seharusnya dikawal kiper berdasarkan volume dan kualitas tembakan tepat sasaran yang dihadapi. Kualitas setiap tembakan dinilai dengan faktor pasca-tembakan: penempatan, posisi kiper, kecepatan tembakan dll. xGOT yang dihadapi untuk tim sama dengan total xGOT lawan dari tembakan tepat sasaran. Berfungsi sebagai patokan untuk menghitung Gol yang Dicegah.
0.11
-1.23
Gol yang dicegah
Goals prevented mengukur berapa banyak gol yang diselamatkan kiper dibandingkan dengan ekspektasi. Dihitung sebagai selisih antara xGOT Faced (total expected goals pasca-tembakan dari semua tembakan tepat sasaran yang dihadapi) dan jumlah gol yang benar-benar kebobolan (tidak termasuk gol bunuh diri). Nilai positif yang tinggi menunjukkan performa di atas rata-rata. Nilai negatif berarti lebih banyak gol yang kebobolan daripada yang “layak” berdasarkan kualitas tembakan.
0.11
0.05
Gol yang diharapkan (xG)
Gol yang Diharapkan xG — mengukur kualitas peluang mencetak gol dan probabilitas menjadi gol. Dihitung berdasarkan lokasi tembakan, sudut, jarak, jenis assist dan tekanan pertahanan. Setiap tembakan mendapat nilai 0 hingga 1; total xG tim adalah jumlah semua tembakannya. Penalti biasanya bernilai ~0.79–0.80. xG lebih tinggi = peluang lebih baik, terlepas apakah gol tercipta.
2.21
28%
Penguasaan bola
72%
0
Peluang besar
Peluang besar — menghitung peluang mencetak gol yang jelas di mana gol sangat diharapkan. Ini adalah situasi seperti satu lawan satu dengan kiper, tembakan jarak dekat dengan sedikit tekanan bertahan, atau tembakan ke gawang kosong.
4
1
Shot total
16
1
Tembakan ke gawang
9
0
Tembakan dari gawang
4
0
Tembakan di dalam Kotak
9
1
Tembakan di luar Kotak
7
0.09
xG tepat sasaran (xGOT)
xG on target (xGOT) — mengukur kemungkinan tembakan tepat sasaran menjadi gol. Berbeda dengan xG (menilai peluang sebelum tembakan), xGOT menilai eksekusi — penempatan tembakan, posisi kiper dll. — setelah bola ditendang. Hanya tembakan tepat sasaran yang dimasukkan, masing-masing bernilai 0–1. Total xGOT tim adalah jumlah semua tembakan tepat sasarannya.
3.27
0
Tembakan yang Diblokir
3
0
Mengena tiang gawang
1
0
Gol sundulan
1
1
Sentuhan di kotak lawan
22
0
Offside
5
6
Tendangan bebas
8
0
Tendangan sudut
4
9
Lempar ke dalam
13
8
Pelanggaran
6
1
Kesalahan yang menyebabkan tembakan
0
1
Kesalahan yang menyebabkan gol
0
11
Duel yang dimenangkan
13
4/5 (80%)
Tackel
1/2 (50%)
3
Intersepsi
4
41/87 (47%)
Umpan
179/215 (83%)
8/31 (26%)
Umpan Panjang
16/29 (55%)
5/20 (25%)
Umpan di sepertiga akhir
39/56 (70%)
0.04
Assist yang Diharapkan (xA)
Assist yang Diharapkan (xA) — mengukur kemungkinan umpan yang diselesaikan menjadi assist untuk gol. Menilai kualitas umpan berdasarkan faktor seperti penempatan, lintasan, kecepatan, posisi penerima, tekanan bertahan, dan konteks serangan secara keseluruhan. Setiap umpan kunci mendapat nilai antara 0 dan 1; total xA pemain atau tim adalah jumlah nilai-nilai tersebut. xA lebih tinggi menunjukkan penciptaan peluang yang lebih baik, meskipun tembakan berikutnya meleset atau diselamatkan.
0.9
1/1 (100%)
Umpan silang
6/16 (38%)
5
Penjaga gawang menyelamatkan
1
3.27
xGOT dihadapi
xGOT yang dihadapi — jumlah total gol yang seharusnya dikawal kiper berdasarkan volume dan kualitas tembakan tepat sasaran yang dihadapi. Kualitas setiap tembakan dinilai dengan faktor pasca-tembakan: penempatan, posisi kiper, kecepatan tembakan dll. xGOT yang dihadapi untuk tim sama dengan total xGOT lawan dari tembakan tepat sasaran. Berfungsi sebagai patokan untuk menghitung Gol yang Dicegah.
0.09
-0.73
Gol yang dicegah
Goals prevented mengukur berapa banyak gol yang diselamatkan kiper dibandingkan dengan ekspektasi. Dihitung sebagai selisih antara xGOT Faced (total expected goals pasca-tembakan dari semua tembakan tepat sasaran yang dihadapi) dan jumlah gol yang benar-benar kebobolan (tidak termasuk gol bunuh diri). Nilai positif yang tinggi menunjukkan performa di atas rata-rata. Nilai negatif berarti lebih banyak gol yang kebobolan daripada yang “layak” berdasarkan kualitas tembakan.
0.09
0.05
Gol yang diharapkan (xG)
Gol yang Diharapkan xG — mengukur kualitas peluang mencetak gol dan probabilitas menjadi gol. Dihitung berdasarkan lokasi tembakan, sudut, jarak, jenis assist dan tekanan pertahanan. Setiap tembakan mendapat nilai 0 hingga 1; total xG tim adalah jumlah semua tembakannya. Penalti biasanya bernilai ~0.79–0.80. xG lebih tinggi = peluang lebih baik, terlepas apakah gol tercipta.
1.78
34%
Penguasaan bola
66%
0
Peluang besar
Peluang besar — menghitung peluang mencetak gol yang jelas di mana gol sangat diharapkan. Ini adalah situasi seperti satu lawan satu dengan kiper, tembakan jarak dekat dengan sedikit tekanan bertahan, atau tembakan ke gawang kosong.
4
2
Shot total
10
1
Tembakan ke gawang
6
1
Tembakan dari gawang
2
0
Tembakan di dalam Kotak
6
2
Tembakan di luar Kotak
4
0.02
xG tepat sasaran (xGOT)
xG on target (xGOT) — mengukur kemungkinan tembakan tepat sasaran menjadi gol. Berbeda dengan xG (menilai peluang sebelum tembakan), xGOT menilai eksekusi — penempatan tembakan, posisi kiper dll. — setelah bola ditendang. Hanya tembakan tepat sasaran yang dimasukkan, masing-masing bernilai 0–1. Total xGOT tim adalah jumlah semua tembakan tepat sasarannya.
2.5
0
Tembakan yang Diblokir
2
0
Gol sundulan
1
0
Sentuhan di kotak lawan
15
0
Offside
2
6
Tendangan bebas
7
0
Tendangan sudut
2
15
Lempar ke dalam
13
7
Pelanggaran
6
1
Kartu kuning
1
12
Duel yang dimenangkan
22
5/6 (83%)
Tackel
5/6 (83%)
10
Intersepsi
1
42/93 (45%)
Umpan
125/172 (73%)
8/34 (24%)
Umpan Panjang
7/19 (37%)
6/23 (26%)
Umpan di sepertiga akhir
33/52 (63%)
0.02
Assist yang Diharapkan (xA)
Assist yang Diharapkan (xA) — mengukur kemungkinan umpan yang diselesaikan menjadi assist untuk gol. Menilai kualitas umpan berdasarkan faktor seperti penempatan, lintasan, kecepatan, posisi penerima, tekanan bertahan, dan konteks serangan secara keseluruhan. Setiap umpan kunci mendapat nilai antara 0 dan 1; total xA pemain atau tim adalah jumlah nilai-nilai tersebut. xA lebih tinggi menunjukkan penciptaan peluang yang lebih baik, meskipun tembakan berikutnya meleset atau diselamatkan.
0.45
1/2 (50%)
Umpan silang
5/13 (38%)
3
Penjaga gawang menyelamatkan
1
2.5
xGOT dihadapi
xGOT yang dihadapi — jumlah total gol yang seharusnya dikawal kiper berdasarkan volume dan kualitas tembakan tepat sasaran yang dihadapi. Kualitas setiap tembakan dinilai dengan faktor pasca-tembakan: penempatan, posisi kiper, kecepatan tembakan dll. xGOT yang dihadapi untuk tim sama dengan total xGOT lawan dari tembakan tepat sasaran. Berfungsi sebagai patokan untuk menghitung Gol yang Dicegah.
0.02
-0.5
Gol yang dicegah
Goals prevented mengukur berapa banyak gol yang diselamatkan kiper dibandingkan dengan ekspektasi. Dihitung sebagai selisih antara xGOT Faced (total expected goals pasca-tembakan dari semua tembakan tepat sasaran yang dihadapi) dan jumlah gol yang benar-benar kebobolan (tidak termasuk gol bunuh diri). Nilai positif yang tinggi menunjukkan performa di atas rata-rata. Nilai negatif berarti lebih banyak gol yang kebobolan daripada yang “layak” berdasarkan kualitas tembakan.